Wisuda Tahfizh dan Pelepasan Siswa SMP IT Al Kahfi.

loading Photo: ppid.pasamanbaratkab.go.id

pasamanbaratkab.go.id-- SMP IT Al Kahfi Pasaman Barat menggelar wisuda tahfizh angkatan ke II dan pelepasan siswa kelas IX. Sebanyak 120 orang resmi diwisuda dan dilepas sebagai tanda berakhirnya pendidikan di sekolah tersebut.

Kegiatan berlangsung meriah yang digelar selama dua hari terpisah, Sabtu 10 April untuk siswa putra, dan 11 April 2021 untuk siswa putri. Wisuda dilaksanakan di komplek Al Kahfi, Jorong Rimbo Binuang Kecamatan Pasaman.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi sekaligus didaulat memimpin prosesi wisuda. Selanjutnya Ketua Yayasan Firdaus, Pembina Yayasan Fajri Yustian, kepala SMP IT Al Kahfi, OPD Terkait, serta orang tua siswa.

Dalam sambutannya Bupati Hamsuardi menyampaikan apresiasi terhadap SMP IT Al Kahfi. Menurutnya kiprah Al Kahfi dalam membangun pendidikan di Pasaman Barat perlu dicontoh. Keseriusan para pendiri sekolah mengelola pendidikan dan komitmen gurunya dalam mendidik generasi perlu diapresiasi berbagai pihak.

“Al Kahfi berkembang dengan cepat, siswanya terus meningkat, berbagai bangunan sekolah terus berdiri dengan megah. Selain fasilitas, mutu sekolah juga menjadi prioritas. Sebagai orang tua siswa di sekolah ini, saya merasa bangga. Al Kahfi menjadi yang istimewa di Pasaman Barat,"katanya.

Selain itu Bupati juga menyampaiakan ucapan terima kasih terhadap SMP IT Al Kahfi yang telah menghadirkan program tahfizh di sekolah yang sesuai dengan visinya sebagai kepala daerah.

Diantara program unggulan selama beliau menjabat adalah berdirinya pondok tahfizh di setiap kecamatan. Rumah tahfizh diharapkan mampu melahirkan para hafizh Quran di tingkat jorong dan nagari, sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh anak dan remaja di jorong atau nagari setempat. Bacaan Al Qur’an diharapkan dapat bergema di rumah-rumah warga.

"Saya bercita-cita setiap kecamatan memiliki rumah tahfizh. Selain itu program magrib mengaji perlu digencarkan. Usai Magrib berkumpul dengan keluarga, matikan TV, matikan HP, dan dengungkan ayat-ayat Al Qur’an setiap rumah" Tegasnya.

Para siswa mendapat bekal dan semangat dari Bupati Hamsuardi. Ia berpesan, agar generasi muda tetap semangat dan pantang menyerah dalam menuntut ilmu pendidikan.

"Generasi Pasaman Barat harus unggul, pendidikannya harus maju, kita tidak boleh tertinggal. Untuk itu, Kepada anak-anak kami Perjalanan masih sangat panjang. Tidak ada yang boleh putus sekolah. Yang tidak mampu melanjutkan pendidikan menjadi kabar sedih bagi kami. Yang benar-banar tidak mampu karena faktor biaya akan menjadi bahan pemikiran bagi kami bersama jajaran pemerintahan untuk mencarikan solusi biaya"sebut Hamsuardi.

Sementara itu, Kepala SMP IT Al Kahfi, Abri Maijon menyampaikan kegiatan wisuda bukan akhir, tapi awal dari anak tangga menuju perjalanan berikutnya yang lebih tinggi. Ia berharap semua siswa harus punya cita-cita yang tinggi.

"Banyak tantangan dan godaan yang akan menggerogoti perjalanan anak-anak kami semua. Berhati- hati dan istiqamahlah, jadilah yang terbaik, dimanapun kalian berada,"pinta Abri Maijon.

Ketua yayasan Al Kahfi, Firdaus dalam sambutannya menyampaikan berbagai kisah sirah nabi dan sahabat di dalam Al Quran tentang kisa pemuda. Ia memaparkan dengan lugas, keistimewaan para penghafal Qur’an. Diantaranya Allah catat sebagai keluargan-Nya dan akan dipakaikan mahkota untuk orang tua di akhirat kelak. Anak yang menghafal Qur’an, malaikat akan mencatat nama orang tuanya dalam daftar yang Allah masukkan ke dalam Surga-Nya. Oleh karena itu jangan sampai daftar itu terhapus kembali karena anak yang tadinya dekat dengan Qur’an tiba-tiba menjauh akibat mengikuti berbagai godaan.

Di sela kegiatan tersebut, SMP IT Al Kahfi memberikan reward satu unit Laptop kepada wisudawan terbaik, dengan kategori terbanyak jumlah hafalan, serta terbaik hasil ujiannya.